Tag: sistem drainase

  • Mengapa Manhole Cover Mayoritas Berbentuk Bulat?

    Mengapa Manhole Cover Mayoritas Berbentuk Bulat?

    Manhole merupakan sebuah lubang yang dibangun untuk keperluan pemeliharaan sistem saluran drainase tertutup. Lubang manhole ini dibuat tidak terlalu besar agar lebih ekonomis. Dan yang terpenting ukurannya cukup untuk dimasuki oleh manusia seukuran laki-laki dewasa.

    Biasanya pembangunan manhole ini disertai dengan pemasangan benda yang dikenal dengan nama . Yakni sebuah komponen penunjang drainase yang terbuat dari besi dan biasanya berbentuk bulat.

    Hingga saat ini perkembangan dan inovasi bentuk manhole cover sendiri semakin beragam. Selain manhole berbentuk bulat, ada juga yang berbentuk persegi, atau bahkan segi banyak beraturan dan tidak beraturan lainnya.

    Namun jika kita perhatikan lebih dalam, yang sering kita temui di jalanan selama ini kebanyakan manhole cover berbentuk bulat. Mengapa demikian? Dibalik hal tersebut ternyata terdapat beberapa faktor yang menyertainya, beberapa diantaranya yaitu sebagai berikut.

    Proses produksi lebih efisien

    Dalam proses produksi manhole cover berbentuk bulat, operator akan lebih dimudahkan karena dimensinya mudah untuk dicetak. Seperti pada saat pembuatan cetakan pasir misalnya, resiko material tersebut rompal sangat minim.

    Lain halnya dengan bentuk persegi, resiko pasir untuk ambrol lebih besar terlebih pada area siku-sikunya. Hal ini berlaku juga pada saat proses pengangkatan manhole cover yang telah membeku. Apabila berbentuk bulat, daya angkat cetakan merata pada setiap sisi lingkaran. Sedangkan untuk bentuk persegi, daya angkat akan terjadi pada sisi siku. Sehingga biasanya menyebabkan bagian siku menjadi tidak rata.

    Aksesibilitas lebih mudah

    Pemasangan manhole cover berbentuk bulat sangat memudahkan para teknisi untuk mengakses bak kontrol drainase. Hal ini dikarenakan tidak adanya sisi yang membentuk sudut. Sehingga teknisi akan lebih leluasa dalam menentukan bagaimana posisi yang pas dan nyaman pada saat akan memasuki dan keluar dari saluran drainase. Selain itu apabila dibuat tanpa engsel, manhole cover berbentuk bulat akan lebih mudah untuk diputar maupun dipindahkan.

    Sudah menjadi patokan & bentuk terfavorit di dunia

    Banyak negara-negara yang telah menggunakan manhole cover sebagai komponen penutup lubang drainase. Bahkan beberapa diantaranya telah menjadikannya sebagai benda penghias jalanan yang memiliki nilai estetika tinggi.

    Salah satu contohnya adalah negara Jepang, pemasangan manhole cover di negara sakura ini sudah tak bisa dipungkiri lagi kepopulerannya. Bahkan berbagai negara di dunia seakan telah menjadikan negara Jepang sebagai panutan dalam pemasangan manhole cover untuk tata drainase kota.

    Dan jika kita lihat kembali, bentuk manhole cover yang dipasang di berbagai tersebut adalah yang berbentuk bulat. Oleh karena itu, bisa dikatakan manhole cover jenis ini telah menjadi bentuk standar dan terfavorit yang paling sering digunakan. Sehingga tak heran, di Indonesia pun juga lebih banyak ditemukan pemasangan manhole cover berbentuk bulat dibandingkan dengan bentuk lainnya.

     Pilih manhole cover bulat atau bentuk lain?

    Meski nyatanya manhole cover bulat lebih populer, namun penggunaan bentuk lain seperti kotak/ persegi juga tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Karena pada dasarnya, selera dan kebutuhan pemilihan bentuk manhole cover ini tiap orang berbeda-beda.

    Dan beruntungnya anda menemukan Futago Karya melalui website kami ini. Sehingga anda dapat memilih apapun bentuk manhole, baik itu bulat atau kotak untuk disesuaikan dengan keinginan dan kondisi di lapangan. Kami selalu siap untuk memproduksinya dengan jaminan kualitas material, desain, dan harga terbaik.

    Baca juga: Tips Memilih Manhole Cover yang Tepat

    Jadi, jangan sungkan untuk mengkonsultasikan bentuk dan desain manhole cover yang benar-benar anda inginkan bersama kami. Hubungi kami sekarang juga melalui yang tersedia di website ini dan dapatkan penawaran menariknya. 

  • Apa itu Sanimas? Apa Manfaatnya Bagi Masyarakat?

    Apa itu Sanimas? Apa Manfaatnya Bagi Masyarakat?

    Pemerintah melalui terus menggalakkan program untuk menyediakan sanitasi layak bagi masyarakat. Perlu diketahui, sanitasi menduduki prioritas utama bersama dengan akses air minum dan permukiman kumuh. Ketiganya berpadu dalam program yang disebut dengan 100-0-100. Yakni program yang memiliki target 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan permukiman kumuh, dan 100 persen sanitasi layak. Untuk misi 100-0-100 itulah, pemerintah meluncurkan salah satu program sanitasi terdesentralisasi yang kita kenal dengan istilah Sanimas yang menyasar baik kawasan pedesaan maupun perkotaan.

    Lalu, apa itu Sanimas?

    Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) merupakan program untuk peningkatan kualitas di bidang sanitasi khususnya dalam menyediakan prasarana pengolahan air limbah. Yang diperuntukkan bagi masyarakat di daerah kumuh dan padat perkotaan. Berbeda dari program sanitasi biasa yang dilakukan pemerintah, dalam pembangunan Sanimas ini menggunakan konsep pemberdayaan masyarakat untuk menjadikan masyarakat sebagai aktor utama dalam proses perencanaan, pembangunan, operasional, dan pemeliharaan fasilitas sanitasi komunal. Dengan adanya peran aktif dari masyarakat tersebut, diharapkan masyarakat akan merasa memiliki. Sehingga mereka tidak sungkan untuk memeliharanya sendiri demi terwujudnya kebermanfaatan fasilitas sanitasi yang berkelanjutan.

    Program Sanimas ini sendiri bertujuan untuk membuat maupun memperbaiki sistem sanitasi yang telah ada. Sehingga pencemaran lingkungan dapat terhindarkan dan tercipta kondisi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi manusia. Adapun berbagai manfaat lain dari program Sanimas ini yaitu sebagai berikut:

    1. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup
    2. Menghindarkan dari berbagai macam penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat
    3.  Mencegah atau mengurangi kemungkinan terjadinya polusi udara, misalnya bau tidak sedap.
    4. Mencegah atau meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana banjir, dll

    Untuk memperoleh manfaat dari program Sanimas tersebut, dapat dilakukan dengan berbagai macam kegiatan pembangunan. Seperti pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), membuat dan mengatur saluran pembuangan air hujan di pinggir jalan maupun air limbah rumah tangga, dan lain sebagainya.

    Demikian sedikit ulasan mengenai apa itu Sanimas beserta manfaatnya. Sebagai tambahan, Futago Karya siap menjadi mitra program Sanimas anda dengan menyediakan berbagai macam komponen penunjang pembangunan fasilitas sanitasi seperti, komponen-komponen drainase. Untuk lebih lengkapnya dapat anda lihat di laman yang ada pada website ini.

  • Apa Itu Sistem Drainase Perkotaan? Komponennya Apa Saja?

    Apa Itu Sistem Drainase Perkotaan? Komponennya Apa Saja?

    Drainase menjadi salah satu infrastruktur yang dirancang sebagai komponen vital dalam perencanaan tata kota. Perlu diketahui terlebih dahulu, bahwa wilayah perkotaan ini berbeda dari daerah pedesaan. Yang mana di daerah tersebut drainase dapat terbentuk secara alamiah sebagai bagian dari siklus hidrologi. Sedangkan di daerah perkotaan sendiri, drainase harus dibangun sedemikian rupa untuk mengelola/ mengendalikan air permukaan (limpahan air hujan). Agar tidak menimbulkan masalah genangan air maupun banjir, terutama pada kawasan strategis, produktivitas, dan pusat perekonomian.

    Pada umumnya drainase di suatu kawasan dalam kota dibuat secara terintegrasi. Hal ini salah satunya disebabkan oleh minimnya badan air yang ada di daerah tersebut. Oleh karenanya, agar fungsional drainase kota dapat memberikan manfaat yang besar. Maka dibuatlah sebuah sistem drainase perkotaan, yang mana antara drainase suatu kawasan ke kawasan tertentu saling terhubung dan terkait dalam suatu jaringan drainase. Sehingga tak heran, pembangunan sistem drainase perkotaan ini sangat kompleks yang disertai banyak komponen-komponennya.  Adapun beberapa komponen utama sarana prasarana sistem drainase perkotaan diantaranya sebagai berikut:

    1. DAS (daerah aliran sungai). Merupakan suatu kawasan yang digunakan untuk menerima, menyimpan, dan mengalirkan air hujan yang jatuh di atasnya melalui sungai.
    2. Jaringan saluran. Terdiri dari rangkaian saluran air yang berfungsi mengalirkan limpahan air hujan dari lahan menuju pembuangan akhir. Berdasarkan letak pembangunannya sendiri, jaringan saluran ini dapat dibedakan menjadi 2 macam saluran. Yakni saluran terbuka (drainase permukaan) dan saluran tertutup (drainase bawah tanah).
    3. Pembuangan akhir. Berupa badan air yang terdiri sungai, danau, rawa, laut, dll.
    4. Beberapa bangunan perlengkapan/ fasilitas drainase seperti:
      • Pintu air. Merupakan pelengkap dari bangunan atau saluran drainase yang biasanya terdapat di ujung saluran yang berhubungan dengan badan air.
      • Pompa. Dipakai untuk memindahkan air pada saluran atau kolam retensi ke badan air apabila dalam pengaliran nya tidak memungkinkan dilakukan secara alami/ faktor gravitasi.
      • Kolam retensi. Merupakan suatu bak/ kolam untuk menampung atau meresapkan air sementara yang terdapat di dalamnya.
      • Fasilitas drainase jalan. Seperti bak kontrol/ manhole. Dan street inlet, sebuah lubang atau bukaan di jalan yang berfungsi untuk menangkap dan menyalurkan air hujan yang berada di permukaan jalan menuju saluran.
    Baca juga :

    Mengingat kini pertumbuhan perkotaan semakin pesat dan permasalahan banjir yang kian meningkat pula. Maka sudah semestinya pengelolaan sistem drainase perkotaan harus dilaksanakan secara menyeluruh. Dimulai dari tahap perencanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaannya pun juga harus diperhatikan oleh seluruh elemen masyarakat. Serta yang tak kalah penting adalah pembangunan sistem drainase perkotaan harus memperhatikan fungsi drainase perkotaan sebagai prasarana kota yang didasarkan pada konsep berwawasan lingkungan.

    Artinya pembangunan sistem drainase kota ini harus dibuat semaksimal mungkin. Agar keberadaannya tidak memberikan “efek samping” yang akan mengganggu rutinitas masyarakat dan keindahan kota. Oleh karena itu, dalam pembangunannya diperlukan juga komponen lain yang termasuk dalam kategori komponen penunjang drainase perkotaan. Komponen tersebut seperti , yang digunakan untuk mengamankan area permukaan tanah karena adanya lubang-lubang bak kontrol/ manhole drainase. Dan sebagai penutup lubang tangkapan air jalan.